Rasa ini beda dan salah,, iya salah. Karna dia telah menjadi milik orang. Dia? Bukan yang dulu, bukan yang kemaren-kemaren, ini baru, seseorang yg baru hadir di hidupku, baru aku kenal beberapa bulan yang lalu.
Dari awal aku kenal, aku tahu ada sesuatu yang berbeda, aku tahu itu, tapi aku berusaha mengesampingkan itu semua. Tetapi, lama-kelamaan aku tak bisa mengesampingkan hal itu, hal itu penting buat aku, perasaanku, rasa yang ku punya kepadanya. Dan aku memutuskan untuk menyayanginya. Ketika ini, aku tak tahu bahwa dia telah punya kekasih.
Berminggu-minggu mengenalnya, berbulan-bulan ku melihatnya, dan ketika dia berbicara sendiri di depanku, "iya, ini loh cewekku, eemmm," sambil tersenyum dia mengucap itu, seperti kebahagiaan menyelimutinya karna dia telah memiliki kekasihnya itu. Seperti terhempas ombak badai hatiku seketika retak, tak kuasa lagi mendengar cerita selanjutnya. Aku patah hati. Sungguh sakit rasanya, tapi aku berusaha kuat, berusaha tegar.
Mungkin dia bukan untukku, itu saja yang aku pikirkan sampai sekarang.
Dia banyak cerita entang kekasihnya itu ke aku, aku membaca semua SMS nya, sakit memang, tapi tak apalah, aku rasa dia nyaman bercerita kepadaku tentang hubungannya itu. Pasrah ketika kecemburuan merasuk ke dada, SABAR! hanya itu yang aku usahakan. Karna aku tahu aku salah mencintai orang.
Dari dia seneng-senengnya sama pacarnya, sampai ketidak harmonisan hubungannya pun dia ceritakan.
Sakit mendengarnya, tapi aku ingin tetap ada disampingnya, meski bukan kekasih, tapi aku masih bisa menjadi temannya.
Lama kurasakan hal ini, sampai akhirnya aku tak kuasa menyimpannya sendiri, sahabat-sahabatku aku ceritakan, dan aku mulai menunjukkan ketertarikan dan perasaanku ke dia di depan dia. Entah dia merasakanitu atau tidak, aku hanya berharap dia tidak tahu perasaan ini.
Ketika berjalan bersamanya, bercanda tawa dengannya aku tahu rasanya bahagia, bahagia sekali. Tapi ketika aku terbangun dan tersadar bahwa DIA MILIK ORANG LAIN aku hanya bisa miris, menahan perih dan sakit yang kurasa.
Dan kini aku tak tahu lagi harus bagaimana.
Menjaga perasaan ini sendiri, tanpa harus dia tahu.
Maafkan aku yang begini.
Aku tak bermaksud merusak hubunganmu.
Oleh karenanya, aku hanya diam memendam rasa ini sendiri, dan dirimu tak perlu tahu.
Showing posts with label galau. Show all posts
Showing posts with label galau. Show all posts
Monday, December 19, 2011
Monday, December 5, 2011
Terlalu Letih
Sejujurnya udah males, tapi namanya juga cintah jadi males males rajin gimana gitu.
Capek juga ya ngurusin cowok yg kayak anak kecil seperti kamu, maunya dingertiin mulu, gak bisa ngertiin aku. Maunya dimanja mulu gak mau manjain aku. Capek sih capek tapi seneng juga.
Hash,, maleeeeesss,, BTin kamu sekarang, tapi masih cinta, masih sayang. ~,,~
Yang bikin paling males tuh ada hama pengganggu hubungan orang, bikin male dan males tiap hari. Pergi-pergi aja sih kalo mau pergi, males tau liat kamu berkeliaran deketdeket aku. Sumpah males.
Hai kamu, my boy, kamu peluk aku, rangkul aku, dan dekap aku dalam hangatnya peluk kerinduan dan kasih sayangmu. Tapi, luka baru kau buat lagi kini, gak capek ya boy nyakitin aku? bikin aku nangis tiap hari gak capek? Aku aja yg tiap hari kamu sakitin aja capek, lama-lama aku males juga loh ya boy, aku tinggal pergi loh kamu, aku tingal cari cowok lain loh ya boy.
Aduh boy, jujur aja sih sama dia, males tau gak lama-lama digelibetin sama dia, :(. Capek boooy,, capeeek,, kamu gak capek apa?
Apa perlu aku yang ngomong langsung ke dia? aduh boy, mimpi kita angan kita semua udah tersusun rapi, tinggal membasmi dia boy. Ayolah boy, maleees banget boooy sm dia ituuuu.
Semalem juga kau buat aku makin males deh boooyyy,, jujur booy jujurrr,, sama dia ituuu jujuuuurrrr,, kenapa aku yg jadi sasarannya?? hei please ya boy, yg pengen pergi kesana itu kamu bukan aku tok,, malesin banget deh,.
Tapi yasudahlah boy, aku terlalu lelah dengan semuanya boy. (Ơ̴̴̴̴̴̴͡.̮Ơ̴̴͡)
Capek juga ya ngurusin cowok yg kayak anak kecil seperti kamu, maunya dingertiin mulu, gak bisa ngertiin aku. Maunya dimanja mulu gak mau manjain aku. Capek sih capek tapi seneng juga.
Hash,, maleeeeesss,, BTin kamu sekarang, tapi masih cinta, masih sayang. ~,,~
Yang bikin paling males tuh ada hama pengganggu hubungan orang, bikin male dan males tiap hari. Pergi-pergi aja sih kalo mau pergi, males tau liat kamu berkeliaran deketdeket aku. Sumpah males.
Hai kamu, my boy, kamu peluk aku, rangkul aku, dan dekap aku dalam hangatnya peluk kerinduan dan kasih sayangmu. Tapi, luka baru kau buat lagi kini, gak capek ya boy nyakitin aku? bikin aku nangis tiap hari gak capek? Aku aja yg tiap hari kamu sakitin aja capek, lama-lama aku males juga loh ya boy, aku tinggal pergi loh kamu, aku tingal cari cowok lain loh ya boy.
Aduh boy, jujur aja sih sama dia, males tau gak lama-lama digelibetin sama dia, :(. Capek boooy,, capeeek,, kamu gak capek apa?
Apa perlu aku yang ngomong langsung ke dia? aduh boy, mimpi kita angan kita semua udah tersusun rapi, tinggal membasmi dia boy. Ayolah boy, maleees banget boooy sm dia ituuuu.
Semalem juga kau buat aku makin males deh boooyyy,, jujur booy jujurrr,, sama dia ituuu jujuuuurrrr,, kenapa aku yg jadi sasarannya?? hei please ya boy, yg pengen pergi kesana itu kamu bukan aku tok,, malesin banget deh,.
Tapi yasudahlah boy, aku terlalu lelah dengan semuanya boy. (Ơ̴̴̴̴̴̴͡.̮Ơ̴̴͡)
Wednesday, November 2, 2011
Ku Menangis
Kemaren-kemaren, kamu memanjakanku, menghujaniku dengan kata-kata rayuan dan sayangmu. Begitu terlihat kau sangat menyayangiku. Membuatku merasa bahagia. Kmu pun memujiku, "akhir-akhir ini kamu terlihat cantik dimataku sayang."
Aku bahagia lagi ketika kata-kata dan sebuah harapan yang lama aku tunggu, dan kamu mengungkapkannya, membuatku terkejut, senang dan bahagia, "kita pacaran, hanya sama kamu aku bilang kayak gini."
Entah apa yang ada didalam fikirannya, tapi ku sangat bahagia. Dan tak akan pernah terlukiskan kebahagiaanku ini.
Tapi....
Tapi.....
Tapi.......
Hari ini, malam ini, jam ini, menit ini, dan detik ini juga..
Kau buatku menangis, menangis karnamu. Tak mengerti apa maumu, tak mengerti apa inginmu. Aku selalu berusaha jadi yang terbaik buatmu.
Salahkah aku jika aku mengajakmu have fun? salahkah? salahkah??
Ku tinggalkan semua kesibukanku dan ku beralih kepadamu. Ku terjang hujan dikegelapan malam, melawan lelah letih tubuhku dan ngantuknya mataku, hanya buat kamu, hanya ingin memastikan dirimu baik-baik saja.
Tapi apa yang ku dapat darimu? Kau memarahiku, kau bilang aku tak mengenalmu, kau bilang aku tak mengerti kondisim. Pantaskah kau bilang seperti itu? Usahaku siasia begitu saja. Air mataku terbuang begitu saja. Menangisi dirimu yang tak pernah mengerti niat baikku. Tak bisa menghargai usahaku.
Tak mampu lagi membendung semuanya. Tak kuat lagi menahan segala rasa yang ada.
Tak kuat berkata-kata tentang dirimu, dan kini ku hanya bisa mengungkapkan semuanya di sini.
Ku menangis disini, kucurahkan semuanya disini.
Berharap kau mengerti apa yang aku rasa, apa yang aku inginkan, dan apa yang aku mau.
Aku hanya ingin kamu, aku hanya mau kamu, dan aku hanya punya rasa ke kamu.
Kini ku menangis karnamu.
Berharap kau menjadi yang terakhir untukku. Dan kau pelabuhan hatiku dan hidupku.
Jangan buatku menangis lagi karnamu.
Aku bahagia lagi ketika kata-kata dan sebuah harapan yang lama aku tunggu, dan kamu mengungkapkannya, membuatku terkejut, senang dan bahagia, "kita pacaran, hanya sama kamu aku bilang kayak gini."
Entah apa yang ada didalam fikirannya, tapi ku sangat bahagia. Dan tak akan pernah terlukiskan kebahagiaanku ini.
Tapi....
Tapi.....
Tapi.......
Hari ini, malam ini, jam ini, menit ini, dan detik ini juga..
Kau buatku menangis, menangis karnamu. Tak mengerti apa maumu, tak mengerti apa inginmu. Aku selalu berusaha jadi yang terbaik buatmu.
Salahkah aku jika aku mengajakmu have fun? salahkah? salahkah??
Ku tinggalkan semua kesibukanku dan ku beralih kepadamu. Ku terjang hujan dikegelapan malam, melawan lelah letih tubuhku dan ngantuknya mataku, hanya buat kamu, hanya ingin memastikan dirimu baik-baik saja.
Tapi apa yang ku dapat darimu? Kau memarahiku, kau bilang aku tak mengenalmu, kau bilang aku tak mengerti kondisim. Pantaskah kau bilang seperti itu? Usahaku siasia begitu saja. Air mataku terbuang begitu saja. Menangisi dirimu yang tak pernah mengerti niat baikku. Tak bisa menghargai usahaku.
Tak mampu lagi membendung semuanya. Tak kuat lagi menahan segala rasa yang ada.
Tak kuat berkata-kata tentang dirimu, dan kini ku hanya bisa mengungkapkan semuanya di sini.
Ku menangis disini, kucurahkan semuanya disini.
Berharap kau mengerti apa yang aku rasa, apa yang aku inginkan, dan apa yang aku mau.
Aku hanya ingin kamu, aku hanya mau kamu, dan aku hanya punya rasa ke kamu.
Kini ku menangis karnamu.
Hanya ingin buatmu bahagia dengan caraku.
Tapi dirimu tak pernah mengerti itikad baikku ini.
Dan kini, kini ku hanya bisa menangis, menangis lagi.
Berharap kau menjadi yang terakhir untukku. Dan kau pelabuhan hatiku dan hidupku.Jangan buatku menangis lagi karnamu.
Sunday, October 30, 2011
●-- rindu yang menyiksa hati --●
Begini ya rasanya kalau cintaku aku kasih ke kamu 100%, disaat kamu tak mampu menemaniku yang ada aku sangat dan sangat merasa kesepian. Berharap kamu ada disini sekarang untuk menemaniku, menghiburku, dan mnghapus air mataku karna kerinduanku padamu.
Sedih banget rasanya 2 hari tanpa dirimu, gak ada komunikasi juga. (⌣́_⌣̀)
Kamu di sana, dan aku disini, entah apa yang sedang kamu lakukan disana. Aku harap kamu baik-baik saja disana. Inginku menyusulmu kesana, tapi aku nggak berani. (⌣́_⌣̀)
Cepet pulang sayang, aku disini menunggumu, ku tak kuasa menahan rinduku ini. Berharap kau cepat berada disampingku saat ini juga. (⌣́_⌣̀)
Sedih banget rasanya 2 hari tanpa dirimu, gak ada komunikasi juga. (⌣́_⌣̀)
Kamu di sana, dan aku disini, entah apa yang sedang kamu lakukan disana. Aku harap kamu baik-baik saja disana. Inginku menyusulmu kesana, tapi aku nggak berani. (⌣́_⌣̀)
Cepet pulang sayang, aku disini menunggumu, ku tak kuasa menahan rinduku ini. Berharap kau cepat berada disampingku saat ini juga. (⌣́_⌣̀)
Kau tak memberiku kabar, tak menghiraukan sms dan telponku. Padahaln ku berharap kau mau membalasnya. Sibukkah kamu disana? Sesibuk apakah dirimu sampai tak ampu menghiraukanku meski sebentar saja? Aku yg disini, resah, gelisah, gundah, gulana, sepi dan sendiri.
Aku hanya berharap kamu juga rindukanku. (⌣́_⌣̀)
(-̩̩̩-̩̩̩-̩̩̩-̩̩̩_-̩̩̩-̩̩̩-̩̩̩-̩̩̩)
Aku hanya berharap kamu juga rindukanku. (⌣́_⌣̀)
(-̩̩̩-̩̩̩-̩̩̩-̩̩̩_-̩̩̩-̩̩̩-̩̩̩-̩̩̩)
Wednesday, October 12, 2011
2 Hati
Haduh, ngapain ya..
Males banget nih, sepi juga disini.
Aku bingung.
Diantara 2 hati.
Aaaaarrgh..
Menyiksa batin.
Andai dia tau..
Dan dia jg tau..
Dia menyuruhku bersama yg lain.
Yg lain menyuruhku bersama dia.
Hanya dgn alasan, "aku cuma ingin melihatmu bahagia, meski bersama orang lain."
Kalian sadar apa gak sih, aku yg terombang ambing jadinya.
Kenapa gak ada dr kalian yg bilang "pilih aku aja, aku akan jadi yg terbaik buatmu".
Dasar cowok..
Udahlah, lebih baik aku sendiri.
Males banget nih, sepi juga disini.
Aku bingung.
Diantara 2 hati.
Aaaaarrgh..
Menyiksa batin.
Andai dia tau..
Dan dia jg tau..
Dia menyuruhku bersama yg lain.
Yg lain menyuruhku bersama dia.
Hanya dgn alasan, "aku cuma ingin melihatmu bahagia, meski bersama orang lain."
Kalian sadar apa gak sih, aku yg terombang ambing jadinya.
Kenapa gak ada dr kalian yg bilang "pilih aku aja, aku akan jadi yg terbaik buatmu".
Dasar cowok..
Udahlah, lebih baik aku sendiri.
^CG^
Iyakah aku cewek galau??
Oh galau, galau, galau..
Sekarang menempel di diriku..
Aku tau kok semua kan ada jalan keluarnya. Hanya berpegang pada janji dan kepercayaan.
Oh galau, galau, galau..
Sekarang menempel di diriku..
Aku tau kok semua kan ada jalan keluarnya. Hanya berpegang pada janji dan kepercayaan.
Sunday, October 9, 2011
Sakit yang kurasakan kembali
Kapan kau tak pernah lelah menyakitiku? Hatiku yang terus-terusan kau lukai, kau bikin perih, tercabik-cabik oleh semua tindakanmu itu?
Kau hancurkan hatiku lagi menjadi serpihan kecil-kecil tak berbentuk, dan mungkin tak bisa disatukan kembali. Kau rusak begitu saja mimpi-mimpi indah yang pernah kita rajut bersama.
Kini aku mulai lelah dengan semuanya, dengan dirimu yang selalu menyakitiku. Sudah terlalu dalam luka yang kau buat di hatiku. Tak pernah bosakah dirimu menyakitiku?
Kau tak pernah bisa lagi melihat cinta tulusku, kau yang kini telah dibutakan oleh cintamu ke orang lain, tetapi kau tau dia tak sepenuhnya menghargai pembelaan dan kasih sayangmu. Terus saja kau bela dia, dan kau bikin luka baru di hatiku. Lepaskan aku, terbangkan aku, kepakkan sayapku. Aku hanya ingin terbang bebas tanpa ikatan darimu.
Kau sudah memilih, jadi ku harap kau lepaskan aku. Aku tak pernah tau apa maumu, kau buai aku lagi. Kau rayu aku lagi. Tapi kau juga sakitiku lagi. Kau tak pernah bisa mengerti keadaanku. Kau yang selalu bilang hatimu hanya untukku, tapi kenapa kau selalu menyakitiku? Kenapa? Tak puaskah dirimu menyakitiku? Tak puaskah?
Aku lelah dengan semuanya. Aku mencoba bertahan selama ini, tapi kau tetap tak pedulikanku. Aku yang selalu berusaha menjadi apa yang kau mau, melakukan apa yang kau suruh, dan barusaha jadi yang terbaik buatmu, tapi akhirnya kau lukai aku lagi, kau hancurkan aku lagi. Dimana rasa belas kasihanmu? Dimana?
Aku tak bisa terus bertahan dengan kondisi yang seperti ini! Kau terus menyuruhku menunggumu, kau yang terus menyuruhku untuk bersabar dan mengalah, dan kau juga yang menyakitiku!
Aku mencoba bertahan sekuat hatiku, sekuat tenagaku. Mempertahankan cintaku untuk dirimu.
k
k
Ku mohon, jangan sakiti ku lagi, biar ku terbang tinggi tuk pergi jauh dan mengukir mimpi indahku sendiri.
Subscribe to:
Posts (Atom)