Showing posts with label Aku hatiku Kamu hatimu. Show all posts
Showing posts with label Aku hatiku Kamu hatimu. Show all posts

Monday, December 26, 2011

Kisahku, teruntuk dia yang ku sayang ♥

Sidoarjo, 25122011

Sunguh sulit melakukannya, sungguh teramat sulit. Mencari penggantinya, jujur aku tak bisa. Aku tak bisa move on, tak bisa. Tiap kali ku dekat dengan lelaki yg lain selalu saja aku tak kuasa untuk melupakannya, dia yg ku sayang. Sempat terfikir olehku untuk berpacaran dengan orang lain, dan itu terjadi, tapi hanya berjalan 1 malam saja. Aku teringat olehnya, tak kuasa membayangkan dia yang pasti akan kehilangan aku. Aku tau dia sangat menyayangiku, tapi cara dia salah. Tak tahu lagi harus berbuat apa.
Kemaren, dia menangis memelukku, saat ku kasih tau apa yang kurasa, kesakitan yang ku alami, dan penyakit yang menyerangku. Aku tak sanggup memikul beban ini sendiri, aku tahu yang ku butuhkan untuk ikut membantu memikul beban ini adalah dia, tak tahu kenapa, aku tak pernah bisa lepas dari dia. Tak bisa. Mencoba menggantinya dengan orang lain pun aku tak bisa. Semua tentang dia selalu membekas di hatiku. Aku capek, letih, keinginanku melepaskan dia karena aku tak kuat, aku tak sanggup trus-trusan di duain seperti ini, hatinya selalu terbagi dengan yang lain, padahal aku memberinya hatiku seutuhnya.
Dan di luar hujan turun, aku sudah tak kuat, aku berlari menuju rumahnya, dan sesampainya disana hanya tatapan dingin darinya. Aku terdiam, dia berubah. Aku terhenti dan dia menyuruhku untuk ke atas, dia masih terdiam, dia menyuruhku berbicara, dan aku pun berbicara, air mataku pun jatuh menetes, tak kuasa dengan segala yg aku alami. Sampe akhirnya aku tak kuat menopang tubuhku.
Dan dia pun menangis. Untuk yang ketiga kalinya aku melihat dia menangis karenaku, tak mampu melihatku dengan segala kekurangan dan kelemahanku. “Aku gak ngerti harus gimana, aku cuma pengen liat kamu sembuh, sayang. Sembuh ya demi orang tuamu, demi semua orang yg menyayangimu. Aku gak tahu harus gimana lagi, mendengar kamu bicara tentang penyakitmu meski kamu tak memberi tahuku kamu sakit apa, sekarang saja aku menangis, apa lagi nanti kalo aku kehilangan kamu untuk selamanya.” Terisak dia berkata itu, air matanya mengalir di pipi dan sela-sela hidung mancungnya. Aku pun ikut menangis, tak tega melihatnya menangis. “Kalo kamu gak ada nanti, siapa yang bakal nempatin rumah kita? Aku kerja, aku bikin rumah itu cuma buat kamu. Jangan ngomong gitu lagi yaa, aku takut. Aku cuma pengen kamu sembuh dan liat tawa lepasmu. Yang gemuk ya sayang, kamu kurus banget, gak keliatan cantik.” Dan dia pun masih menangis, kuusap air matanya, lalu dia memegang tanganku dan menyuruhku berjanji, “Kamu harus sembuh, suatu saat nanti aku pasti akan kembali ke kamu, kamu jangan nolak aku disaat aku kembali ke kamu. Jangan lamaran dulu sama yg lain ya. Biar ku seleseikan dulu urusanku sama dia.” Dan ku jawab dengan anggukan kepalaku dan tetesan air mataku. Mencoba mengikhlaskan dan bersabar untuk dia yang membagi cinta dan hatinya untukku dengan yang lain. Dia memelukku sekali lagi, mencium keningku, kepalaku yang berkerudung. Aku tak berani membuka kerudungku, rambutku mulai rontok, aku hanya bilang ke dia saat dia menanyakan kenapa rambutku rontok, “aku sering demam, gak cocok pake shamponya.” Sambil tersenyum, menyadari aku telah membohonginya, maafin aku. Aku hanya tak ingin kamu tahu apa yang sedang menimpaku. Dia hanya berkata, “Besok kalo udah nikah, kalo masak pake kerudung aja ya, biar masakannya gak kecampur sama rambut kamu.” Aku hanya terdiam, memikirkan, andai aku masih bisa menemaninya di sisa umurku, andai aku masih bisa menjadi istrinya, andai saat dia kembali kepadaku aku masih hidup. Tak kuasa membayangkan kalau dia kembali dan aku telah pergi untuk selamanya. Begitu berat yang ku rasa.
Dan sekarang aku hanya bisa berdoa dan berharap aku segera sembuh dan mampu memenuhi permintaannya. Aku juga ingin hidup bersamanya, tapi apa mungkin dengan kondisiku yang seperti ini.
Dan dia menangis lagi. Aku membuka kerudungku, begitu banyak rambut yang berjatuhan, ku pakai kacamataku. Aku tak kuat duduk lama, aku meminta izin kepadanya untuk bersandar, tetapi dia menyuruhku untuk tiduran. Aku turuti, aku tiduran dan dia duduk disampingku. Dia pegang kepalaku, menciumnya lagi, menangis. Dan tangisku makin menjadi. Tak kuasa dan tak tega melihatnya begitu.

“Sayang, maafin aku ya. Mungkin aku tak bisa memberimu apa-apa, aku hanya menjadi bebanmu saja, keinginanku untuk meninggalkanmu itu karena aku tak kuasa melihatmu bersama yang lain, jejaring sosialmu yang dipenuhin kata-kata mesra dari perempuan itu. Aku tahu dulu kesalahanku meninggalkanmu, maafkan aku. Aku tahu seminggu ini aku sangat menguras kesabaranmu, aku bener-bener gak tahu harus bagaimana. Aku menyayangimu, dan hanya aku yang tahu dirimu itu bagaimana dan seperti apa. Perempuan itupun tak tahu kamu yang sebenarnya. Kaupun pernah bilang memang hanya aku yang mengetahui dirimu luar dalam. Biarkanlah kata sayang dan kata cinta selalu terucap, karena kaulah kekasih hati selama ini yang aku cari. Aku mulai pusing sayang, ingin rasanya di ulang tahunku yg ke-18 nanti kau ada disini, menemaniku, semoga kau bisa. Tak ingin berpisah dan pergi meninggalkanmu. Tapi aku harus kuat, dan aku coba penuhin permintaanmu, aku akan berusaha sembuh, seandainya kamu kembali lagi ke aku untuk melamarku, disaat aku belum menjadi milik orang lain, aku akan penuhi lamaranmu. Sekian sayang curahan hatiku, semoga kamu mengerti dan mampu menemaniku.”

Menangis menulis ini, pastinya iya. Tak kuasa membayangkan kemungkinan terburuk menimpaku. Semoga kamu kuat kasihku, cintaku, maafkan aku kalo nantinya aku meninggalkanmu terlebih dahulu. Tak berarti aku tak melakukan janjiku dan permintaaanmu, hanya saja takdir berkata lain. Terimakasih sayang, maafkanlah aku.

Saturday, December 10, 2011

Gak ngerti dan aku mulai gak ngerti.

Terlalu perih mengetahui kenyataan kau masih menghubungi gadis itu, meski hanya sekedar sms. Tapi ku sakit mengetahuinya. Ingin ku tinggal pergi saja dirimu yang bimbang dan bingung ini, tapi ku masih menyayangimu, masih mencintaimu.
Sadarkah kau dengan keberadaanku yang selalu di sampingmu? Diriku yang selalu berusaha ada untuk dirimu? Tak kusangka kau sebegitunya ke aku. Hanya ingin mendapat balasan yang sesuai darimu saja itu sulit.
Sudahlah, bahagialah dirimu bersama gadis itu, aku tak mau urusin hal seperti ini lagi. Batinku lelah, sangat lelah. Hanya ingin relax saja, ingin ada penyemangat batinku, tapi entah siapa.

Tapi mengapa disaat aku menyuruhmu dengan yang lain, aku mengucapnya dengan tertatih dan menangis?? Mengapa??? Mengapa???? (╥╥)
Karna aku yang terlalu menyayangi dan mencintaimu, sehingga aku tak pernah rela kau bersama yang lain. Tak pernah terfikir dan terbayangkan olehku kau bersama yang lain, sungguh perih rasanya.

Aku kira kau tak lagi menyayangiku, aku kira kau tak lagi mencintaiku. Tetapi ternyata aku salah, kau masih menyayangiku, masih mencintaiku, dangan sangat dan tulus. Kau pun menangis setelah bertemu denganku. Mengingat keputusanku tadi. Kau tak tahu harus bagaimana ke aku, kau tak tahu apa yang harus kau katakan ke aku tentang perasaanmu itu ke aku, tetapi aku malah menyuruhmu bersama orang lain.
Kau marah sama aku, kau ingin menangis setiap kali dengar aku menyuruhmu bersama gadis itu, kau sakkit hati karena aku, yang kau sayangi, menyuruhmu bersama orang lain. Kau merasa kau udah tak dibutuhin, sampe orang yang kau sayang menyuruhmu bersama orang lain.
Maafin aku, aku hanya ingin kamu bahagia, hanya ingin itu. Aku pun sudah terlalu lelah dengan semuanya.
Aku tau dan aku sangat faham betul dengan dirimu, teringat sebuah kalimat dari mulutmu, "Iya, nanti aku bilang ke dia yang sebenernya, tapi gak sekarang ya. Semua ada waktunya." Aku hanya ingin ini cepat-cepat diselesaikan dan aku mendapatkan kebahagiaanku kembali bersamamu atau tidak bersamamu.

Inilah titik stuckku,, inilah titik kelelahanku, titik keletihanku pula. Aku mohon kau mengerti aku, dan lakukan tindakan tegas untuk hal seperti ini. Jangan bikin aku bosan, lelah dan tersakiti lagi kalau kau memang menyayangiku.
Dan dimohon untuk sangat mengerti posisiku. Aku hanya kini telah lelah, sungguh, sangat. (╥╥)

Aku yang menyayangimu selamanya.

Wednesday, November 23, 2011

Rinduku, sampaikan salam ku untuknya.

Oh dia yang kucinta, Dia yang kusayang, Dia yang kukasih.

Rinduku, jiwaku, dan batinku merindukannya. Rindu akan kehangatan dan keceriaan yang dibuatnya. Rindu senyum manis dan canda tawanya.
Dan kini makin menyiksa diri, hingga ku tak kuat lagi menahannya, rinduku kepadanya. Tak mampu lagi ku bendung, dan kini saat semuanya tumpah, air mata dan luapan kasih dan emosi kerinduan menyeruak menjadi satu. Ingin menyerbunya, ingin memberri tahunya, ingin mengungkapkan kepadanya, jiwa ini, raga ini dan hati ini merindukannya, sangat, dan sangat.

Ingin dia ada disini, disampingku, selamanya. Menemani kesendirianku, dalam suka maupun duka, dalam dinginnya malam dan panasnya siang hari. Ingin selalu dirinya ada disini untukku, untuk seseorang yang mencintainya.Oh kasih, dengarlah pintaku ini, dan ku ingin kau mengerti.
Ku harap hanya sebentar terpisah seperti ini, ku merindukannya, rindu yang teramat rindu kepadanya, kekasihku, penghuni hatiku.

Saturday, October 29, 2011

Inginku denganmu
































Inginku bersamamu seperti ini.
Dirimu yg selalu ada untukku, dan diriku yg selalu ada untukmu, sayang. <3

Wednesday, October 19, 2011

Indah, Perih, dan Indah Nantinya.

Setahun yang lalu,,
Kau ukir cerita indah denganku, setahun yang lalu.
Kau buatku bahagia akan cintamu, setahun yang lalu.
Kau buatku kuat akan cinta tulusmu, setahun yang lalu.
Kau bimbingku dengan petuahmu, setahun yang lalu.
Kau naungi diriku dangan cinta nyamanmu, setahun yang lalu.
Kau selalu dan selalu utamakan diriku, setahun yang lalu.
Kau buatku cuma satu di hatimu, setahun yang lalu.


Tapi, 5 bulan yang lalu, sampai sekarang.....
Semua berubah..
Kau tak lagi buatku bahagia.
Kau tak lagi buatku cuma satu dihatimu.
Kau tak lagi naungi diriku.
Kau tak lagi selalu utamakan diriku.
Kau tak lagi bimbing aku.
Kau tak lagi buatku kuat.

Tetapi juga,,
Kau ukir masa depanmu denganku.
Kau inginkanku jadi miikmu untuk selamanya nanti.
Kau rangkai cerita indah di masa depan denganku.
Kau bangun mimpi-mimpi indahmu denganku.


Dan sekarang kau inginkanku tetap sendiri untuk terus menunggumu menyudahi kisahmu dengan yang lain.

Wednesday, October 12, 2011

Curhat - 3

Hoahm..
Bedug sahur membangunkanku..

Langsung liat hp, ingin tau perkembangan dia.
Trnyata dia g sms. Huft.
Ya sudahlah.. Tapi masih adalah yg menyayangiku dgn setulus hatinya.

Buka facebook dulu ah..
Eh si mantan lg online.. Ngobrol dulu deh.
Haha. Bernostalgia..
Eh ternyata si mantan lagi smsan sm dedeknya..
Kaget seketika, rasa cemburu datang tibatiba.
Merasa posisiku yg dulu tergantikan..
Tapi sudahlah. Toh aku bukan sapasapanya lagi.
Meski si mantan menghiburku..

Aku tau hatiku skrg sedang terluka..
Makin terluka ketika tau kamu, mengakui kekasihku sbg kekasihmu..
Maaf yaa. Dia gak pernah mengakui dirimu..
'sayangku', dengan enteng kamu bicara itu..
Kamu tak merasa perih dan berdosa saat mengucapkan itu..

Tapi sudahlah.
Aku tau diriku bagaimana. Aku tak mau apaapa. Aku cuma butuh kekasih yg mampu menyayangiku dgn setulus hati. :)

Sepi dan Sendiri

Huuuuh.
Sepi. Kesepian. Menyepi.
Sendiri. Kesendirian. Menyendiri.

Janjinya buat aku :
1. Janji hanya ingin nyenengin kamu, dan nanti akan kembali ke aku.
2. Janji gak akan pacaran sm kamu.
3. Janji cuma pacaran sm aku.
4. Janji buat temani aku sampe akhir hidupku
5. Janji akan mnghidupi aku.
6. Janji selalu bersamaku.

Tapi apa??
Hanya karna dia gak percaya aku, dia jadi goyah.
Aku gak ngerti apa mau dia.
Sekarang dia tak peduli aku, salahkah aku ketika aku menanyakan janjinya ketika dia goyah begini?
Dia seperti lupa akan janjinya.

Saturday, October 8, 2011

Buka mata dan hatimu

Oooh,, adakah cinta buatku?
Cinta suci dan utuh darimu??

Kau telah dibutakan cintamu kepadanya, hingga kau dikhianati pelan-pelan kau masih membelanya, ini yg dinamakan kamu telah mencintainya. Kamu lupa akan diriku yg mencintaimu seutuhnya, tak pernah berniat apapun.. Tapi apa artinya aku dimatamu?
Aku bantu dirimu yg telah terbutakan cintamu kepadanya, buka matamu, buka hatimu kasih. Aku disini untuk membantumu, segala kesulitan dan permohonanmu.
Aku tau kau berulang kali bilang "aku sayang kamu, sayaaang", tapi aku tak puas dengan kata-katamu, kamu buktikan dengan apapun aku pun masih tak puas, bukannya aku tak percaya kamu. Tapi dengan tingkahmu yg sekarang, aku tak akan pernah puas dengan semuanya.
Buka mata dan hatimu kasiiih!! Sadarlah wahai kasih..

Kau merancang mimpi indah di masa depan bersamaku, kau lihat kedepan, kau lihat dan bayangkan gimana kita nantinya. Tapi kau juga tak bisa terus terusan begini.
Buka mata dan hatimu kasih!!

Aku tahu kamu ingin menyelesaikan masalahmu dengan caramu, tapi kamu jangan terlalu membawanya masuk ke dalam hatimu juga, pastinya nanti akan sulit untuk mengeluarkannya.
Aku disini yg selalu menunggumu, menunggu semuanya karna ini yg kau mau. Dan juga karna sayang dan cintaku ke kamu..
Sebelum semuanya terlambat, BUKA MATA DAN HATIMU, wahai kasih.. 



(♥θ♥)

♥ bersamanya ♥











hahahihi bareng dia

Sempet foto sambil liat FMIPA vs FTSP








gila bareng sari, anin dan kiki sambil liat tanding sepak bola FMIPA vs FTSP. (•̀_•́)

^Kelu^

Kenapa yaaa tiap kali liat kamu, liat mukamu itu, aku selalu kehabisan kata-kata untuk marah ke kamu. Entah kenapa, aku pun tak tahu.
Mukamu serasa es batu di hatiku, menatapmu membuat lidahku kelu tak dapat berjata-kata. Aaaaarrgghh,, kamu membuatku tak karuan.
Aku tau kamu menorehkan luka yg cukup dalam di hatiku, tapi entah kenapa ku tetap mencintai dan menyayangimu. Bahkan aku mampu menjalankan semua ini ‘dibelakang’ semuanya.
Kegalauan menyerbuku kembali dan lagi. Aku pulang untuk menemuimu, bahagia ketika ku menemuimu, melepas kerinduanku selama berhari-hari.
Aku tau kamu inginkanku dan aku inginkanmu, tapi apa dayaku ketika dirimu membawa orang lain kedalam masalah kita?
Aku menyayangi dan mencintaimu, begitu juga dirimu yang menyayangiku dan mencintaiku. Tak bisakah aku mendapat hatimu seutuhnya? Tanpa dibagi dengan sapapun?



ƪƪ'') (''ʃʃ 

Curhat - 2

Di siang yg sangat terik..
Buka facebook dulu aah.
Aku tau kisah cintaku sedang dalam episode yg tidak bagus. Tapi aku tau ending nya pasti baik. Karna aku dan dia sudah berjanji.

Aku brfikir untuk meliat facebook cewek itu,, hahahahaha. Ketawa ngakak seketika. Jelas aku tak percaya..
Dia lebih mencintaimu? Kamu lihat dr mana?
Harusnya kamu pake mata hatimu..
Matamu udah dibutakan cintamu kepadanya.
Dia yg aku cinta.

Kamu tak pernah tau apa yg kita rencanakan untuk menata masa depan, harusnya kamu yg sadar dari sekarang. Pergi menjauhlah.
Karna kita gak akan bisa dipisahkan.
Ikatan batin kita terlalu kuat, banyak kesamaan yg kita punya.
Dan dgn dirimu, dia mengaku sangat bertolak belakang, cuma 1 yg sama. Hahahaha.

Masalaluku dgn dia yg lalu, kita jadikan pelajaran, bukan membuat kita takut untuk kembali merajut cinta kasih. :)
kamu sadar apa tidak kalo dirimu juga membagi cintamu untuknya? Kau sadar tidak?
Kau memang tak pernah sadar akan hatiku.
Cintaku yg skrg tulus, murni, dn hanya dia yg kucinta..
Aku memang perna menyakitinya. Dan skrg aku yg tersakiti karna kehadiranmu.
Dia pun tak mau aku pergi, aku pergi dan dia akan menjauhimu, dan aku gak mau dia seperti itu.
Tapi jika kau yg pergi, dia akan tetap bersamaku.
Jadi mundurlah dari sekarang. Karna cintanya sudah memilih aku..
Selamat tinggal kawan. Carilah cintamu yg lain..

Karna aku akan selalu bersamanya selamanya. :)


28 Agustus 2011 jam 13:46

Curhat - 1

Haduh, panas banget euy..
Cari angin dulu ah,, ntar sore main ke pantai.

Pagi pagi udah debat, selesai debat nyanyi nyanyi sama dia.
Kita emang gak perna bisa ditebak.
Hahai.
Jadi inget omongan dia, "kita tuh awalnya berantem, tp akhirnya pasti ketawa ketawa. Semoga hubungan kita nanti begitu. Ketawa ketawa bahagia di pelaminan"
hahaha. Ingatanku kembali terbuka..
Aku cuma ingin dia berbagi suka dan duka dgn ku. Tapi ternyata keluh kesahku tentang kamu, membuat nya semakin terbebani.
Sudahlah kau pergi. Biarkan kisah cintaku berlanjut.
Katamu, perbedaan membuat indah?
Oh.. Oh.. Oh..
Aku tak peduli apa katamu. Aku cuma percaya omongannya.
Perbedaan bisa membuat perpecahan, tp persamaan membuat kita memiliki ikatan batin yg kuat. Sehingga membuat kita tak mampu tuk jauh. :)
dan kita kan selalu bersama selamanya.

Aku tak mampu mencintai org lain selain dirinya..
Meski beberapa orang telah datang brniat untuk mmberikan cintanya untukku. Tapi ku tetap tak goyah.
Karna aku selalu ingat akan ucapannya "kamu itu bagai seorang yg sdang hanyut di sungai, dia sebagai air yg mengalir deras, dn aku pohon yg kuat yg brada d tepi sungai, kau boleh bersenang senang d sungai itu, tapi jgn sampai kau kebawa arusnya, pegang erat pohon disaat arus itu deras"..
Aku tau maksud nya..
Aku boleh bersama orang lain, tapi karna aku gak mau terus brsama orang lain dan tak mungkin aku mnolak cintanya,, aku hanya berteman dgn org tersebut, tapi aku tetap brpegang teguh dgn dirinya.
Huuaaaah. Huaaaah.
Aku jadi terharu..

Yg membuatku kuat sampe skrg cuma 3 hal.
1. Perjanjian kita
2. Kedeketan kita
3. Kepercayaan keluarga

semoga cepat membaik hubungan ini.
Nice good.


29 Agustus 2011 jam 13:41

Kisah Klasik Kita ♥

Hari ini, kemarin ini dan lusa ini.. kuhabiskan waktuku bersamanya,.Dengan berbagai kegiatan,, dari dateng kuliah hari jum'at lalu, aku langsung ke rumahnya, nungguin dia, berangkat ke rumah guru (dengan memakai baju batik couple), makan nasi goreng bareng, nyuapin dia pake telor, belajar kalkulus, logika matematika (ya meski akhirnya cuma bentar, yg ada malah bercanda) melepas kerinduan bersama, bermaen laptop, jejaring sosial, sampe dirimu mengantarku pulang hari ini..Aku tau kenapa da melakukan ini, karna dia ingin membuatku bahagia, terlepas dr masalah yg ada, dan membant mengclearkan masalah..Dia adalah tempatku bercerita, berbagi suka dan duka, tempatku pulang..Sampai tadi dia bilang, "Aku capek, aku lelah, aku ngantuk,, tapi aku seneng, seneng bisa bareng kamu"*terharu bahagia.Inginku memeluknya, seperti ku memeluk bonekanya.Dia selalu berusaha membuatku bahagia dan nyaman saat ku brsamanya.
Aku tau ini sulit, karna ku tau dia bukan milikku sepenuhnya.. :(
Jarak yg memisahkan kita, membuat kita terbiasa dan merasa sangat dekat..*karna ini lah kasih sayang yg sesungguhnya.

Saat ku bilang aku males kuliah, males balik ke kampus,, dia yg selalu sebisa mungkin menyemangati diriku untuk tetap bertahan.Dia tau aku lagi ada masalah, dan dia yg mengajariku untuk bersikap dewasa.*meski aku lebih tua dr dia.

Saat ku bilang aku "naksir" cowok lain, dia kecewa.Memang tidak saat ini dirinya kecewa, sedih, dan merasa sangat kehilangan.Katanya, "secepat itu kamu suka sm orang lain, okelah kamu hapus aja nomerku, ato diganti '######' aja, mungkin disaat itulah aku akan merasa sangat sedih karna kamu sudah tak lagi ada. Oke, mungkin gak sekarang aku sedihnya, tapi nanti disaat hal itu benerbener terjadi, aku akan lebih ngedown dr yg kemaren"Ini membuatku ingin slalu bersamanya, aku tak mau dia sedih, dia sendiri, dia sepi.Aku ingin sepenuhnya ada buat dirinya, meski aku tau, hatinya untukku telah terbagi.Kita selalu ingin bersama, tapi gronjalan dan batu besar menghadang jalan.Hanya bersabar dan menunggu waktu yg tepat.Semoga heppy ending. :)
 
gambar dia :) 


11 September 2011 jam 23:31

~Ultahnya yg ke-17~


Malem ini tumben banget merasa kesepian,, ok gak hanya malem ini aja,,
akhir akhir ini lebih tepatnyaaaa…

*terasa sepi tak punya kekasih..
(¬_¬")


Tapi aku bahagia telah menemani dia yg lagi ultah tgl 24 september kemaren,, huaaaa, dia 17 tahun sekarang..
Hahahahahaha,, semoga mengesankan dan terasa berbeda ultah dia kali ini. (amin)
Ini request dr dia..
Hahahhaha,.. (
♥θ♥
 

Bingung nyari brownies, mau ke Surabaya jauh bgt,, dan akhirnya seharian mencari cake tart ulang tahun yg berbau dan berasa coklat buat dia.. Sampe tugas fisdas dan kalkulusku ditinggalkan sejenak..
Pengorbanan dan rasa sayang yg masih tumbuh subur yg membuat segalanya berjalan mulus.. (
♥θ♥ 

Oke, hari jumat,, saat pulang ke rumah,, sorenya makan di tempat seperti biasa D’Cost,, hahaha, dengan menu yg sama seperti biasanya.. *nyuapin dia juga nih. Dari sore sampe malem… (•˘˘•)˘ε˘•)  
Hari sabtu,, in nih ultah dia,, hahahha,, pulang sekolah, dia aku jemput,, *tapi akunya di marahin garagara ________, huh. Udah gitu,, muter muter bentar,, dan akhirnya -->> pencarian cake,, dan akhirnya dapet “Blackforest”,, oke, soft cake… malemnyaa,, dianter sm temen buat ngaterin kue itu,, hahahha,, kaget dia, pikirnya, “lagi ikut jamiyahan kenapa nih anak kesini bawabawa kue lagi” *padahal habis rebut, hahahaha.. Sepertinya dia seneng banget sampe sampe makan kuenya gak bagi bagi,, eeeeeh pas aku suruh bagi bagi kuenya, yg dapet suapan pertama malah temenku cowok yg tadi nganterin aku,, aseeeeeeemmm.. Jaim. Huh,, dan akhirnya pas giliranku diajak bercanda,, sampe cemot semua.. hahahahha.. Temenku pulang, aku sm dia pergi ngemper,, cari yg dingin dan seger,, akhirnya kita beli es kelapa 3 gelas! Oke yg 2 gelas aku,, hahahahha.. sampe akhirnya dia nganter aku pulang..
(•˘˘•)˘ε˘•)  
Hari minggu, dia sibu dengan tugas tugasnya,, tp garagara bukunya di bawa temennya, akhirnya aku nganter dia buat ngambil buku,, berniat Cuma ngambil buka jam 10, eeeeeeeeeeh, pulang nya jam 3, mampir dulu laaah ke rumah temen. *kenyang lagi. Ingin melepas rindu yg luamaaaaaa aja gak bsa yaaaa.. (•˘˘•)˘ε˘•)  
Dan akhirnya kita pamit.. hahahhaha..
Semoga 3 hari kemaren mengesankan buat dia, yg kusayang…
(♥θ♥ 
 ƪƪ'') (''ʃʃ 


27 sept'11